Jumat, 24 Mei 2013

Tumor, Neoplasma atau Kanker?



Banyak orang bingung membedakan istilah kanker dan tumor.
Apakah kanker sama dengan tumor?
Tumor secara harfiah berarti “pembengkakan” atau “pengerasan”. Tumor adalah semua jenis pembesaran atau pengerasan yang terbentuk dari neoplasma, massa jaringan yang disebabkan oleh perkembangan abnormal sel-sel (neo = “baru”, plasma = “sel”). Pertumbuhan sel-sel neoplasma melebihi dan tidak terkoordinasi dengan jaringan normal di sekitarnya sehingga membentuk benjolan atau tumor
Neoplasma dapat bersifat jinak, pra-ganas atau ganas (kanker).
  1. Neoplasma jinak. Contoh neoplasma jinak adalah lipoma, benjolan lemak di bawah kulit leher, lengan atau punggung. Bentuknya tak indah dipandang, tetapi tidak membahayakan. Contoh lainnya adalah fibroid rahim, tahi lalat, dan hemangioma (benjolan pembuluh darah di kulit atau organ internal). Neoplasma jinak tidak berubah menjadi kanker.
  2. Neoplasma pra-ganas. Jenis neoplasma yang berpotensi menjadi ganas sehingga sering disebut kanker tahap awal. Mereka tidak menyerang dan merusak tetapi lama-kelamaan akan berubah menjadi kanker. Bila tumor telah terbentuk tetapi belum menyerang jaringan, dikatakan sebagai carcinoma in situ, yang berarti kanker di tempat. Beberapa tumor mungkin berada dalam tahap ini untuk waktu yang lama. Sebagian besar carcinoma in situ berkembang cepat dan menyebar. Neoplasma pra-ganas masih mudah disembuhkan. Contohnya, seorang wanita dengan carcinoma in situ di serviks atau payudara dapat disembuhkan dengan pengobatan dan operasi.
  3. Neoplasma ganas (kanker). Kanker berasal dari bahasa Yunani yang berarti kepiting, karena sifatnya seperti kepiting yang mencengkeram jaringan sekitarnya. Kanker berkembang dalam beberapa tahap yang dimulai ketika sebuah sel bermutasi menjadi kanker. Ketika pusat kontrol sel rusak, sel-sel mulai tumbuh dan berkembang biak di luar kendali. Pada akhirnya, kanker akan cukup besar untuk menekan jaringan sekitarnya dan menyebar ke bagian tubuh lain. Mereka mengembara dari tempat asal melalui darah atau sistem limfa (getah bening) ke organ-organ lain sehingga menciptakan tumor sekunder di tempat lain. Ada dua kelompok neoplasma ganas atau kanker:
    • Tumor padat yang terbentuk dari sel-sel abnormal di kulit, selaput lendir, kelenjar, jaringan ikat, otot, lemak dan tulang.
    • Neoplasma cair (hemoblastosis) yang terbentuk dari komponen seluler darah dan organ pembentuk darah, contohnya leukemia dan tumor otak.
Untuk mengetahui cara penanganannya, setiap kanker dibagi ke dalam tahap-tahap. Sebuah sistem internasional yang disebut sistem TNM dibuat. Sistem ini mengklasifikasi hampir semua neoplasma ganas yang berbentuk padat.
Dalam sistem TNM, penahapan tumor (staging) dinilai dari segi ukuran (T), keterlibatan getah bening (N) dan penyebarannya (M). T1 adalah tumor kecil, T3 dan T4 adalah tumor besar. Pada N1, tumor melibatkan kelenjar getah bening di sekitarnya, pada N2 dan N3 tumor telah menyerang kelenjar getah bening yang lebih jauh. Pada M1 berarti tumor masih berada di satu tempat di tubuh, pada M2 dan M3 berarti sel-sel kanker telah menyebar (metastasis). Selain itu, kanker juga dapat dinilai dari segi keganasannya (G). G1 adalah kanker dengan keganasan rendah dan G4 adalah keganasan berat.

sumber : majalahkesehatan.com



Harga : Rp 45.000
Isi         : 30 Kapsul @ 500 mg                                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar